Kondisi awal
Rumah dibangun pada 1986 di atas lahan 180 meter persegi, dengan luas bangunan 110 meter persegi. Pemiliknya adalah anak dari pemilik pertama, yang mewarisi rumah ini dan berencana menempatinya kembali bersama keluarganya. Selama enam tahun terakhir rumah hanya ditempati satu orang, dan sebagian ruangnya sudah lama tidak dipakai.
Struktur bangunan masih tegak dan tidak ada retak yang mengkhawatirkan, tetapi hampir semua yang tersembunyi sudah habis umurnya. Instalasi listriknya masih memakai kabel dengan isolasi kain yang sudah getas dan berjalan di permukaan dinding, tanpa grounding. Pipa air besinya sudah tiga kali bocor dan dua kali ditambal. Kusen kayunya keropos di bagian bawah pada empat titik, dan atapnya bocor di dua tempat. Tata ruangnya menyisakan koridor panjang yang gelap dan dapur yang terpisah jauh dari ruang makan.
Yang diminta pemilik
Pemilik meminta rumah ini bisa ditempati kembali untuk jangka panjang, dan meminta agar bentuk luar rumahnya tidak diubah — teras dan bentuk atapnya bagian dari alasan mereka ingin mempertahankan rumah ini, bukan menjualnya. Di dalam, mereka meminta koridor gelap dihilangkan dan dapur didekatkan ke ruang makan. Anggaran yang disiapkan Rp380 juta.
Yang dikerjakan
- Periksa struktur, atap, instalasi listrik, dan instalasi air secara menyeluruh
- Bongkar dua dinding pemisah untuk menghilangkan koridor, dengan penambahan balok di atasnya
- Ganti seluruh instalasi listrik dari panel sampai titik, termasuk pemasangan grounding
- Ganti seluruh pipa air bersih besi dengan pipa PPR, dan pipa air kotor dengan PVC
- Ganti rangka atap yang lapuk pada dua bidang, dan pasang ulang genteng
- Bongkar seluruh plafon triplek dan ganti dengan rangka hollow serta lembar gipsum
- Ganti seluruh kusen kayu keropos dengan kusen aluminium berbingkai abu-abu tua
- Ganti lantai teraso dengan keramik ukuran besar di seluruh ruang
- Pindahkan dapur ke sisi yang berbatasan dengan ruang makan, beserta jalur air dan pembuangannya
- Kerjakan ulang dua kamar mandi, termasuk waterproofing dan kemiringan lantai
- Plester ulang dinding luar yang berlumut, dan cat ulang seluruh dinding dalam dan luar
- Ganti keramik teras dan perbaiki retak pada lantai teraso di bawahnya
- Rapikan halaman depan dan perbaiki pagar besi yang berkarat
Sebelum
SesudahHasil
Pekerjaan selesai dalam 16 minggu dengan nilai akhir Rp371,4 juta, termasuk dua pekerjaan tambah yang muncul di lapangan. Bentuk luar rumah dipertahankan seperti permintaan pemilik — teras, bentuk atap, dan posisi seluruh bukaan tetap sama, yang berubah hanya materialnya. Di dalam, koridor gelap hilang dan ruang tamu, ruang makan, serta dapur kini menjadi satu bidang terbuka. Seluruh instalasi listrik dan air diganti baru, dan gambar jalurnya kami serahkan ke pemilik saat serah terima supaya perbaikan di kemudian hari tidak perlu menebak.
Ada dua temuan besar di tengah jalan dan dua-duanya menambah biaya. Yang membuat kami tenang, keduanya datang dengan foto dan hitungan, bukan dengan kalimat "nanti kita bicarakan di akhir". Kami sempat menolak satu item lain dan itu juga tidak masalah.





